Harmonia Rasa
Rp 75.500
JUDUL: Harmonia Rasa
PENULIS: Peserta Didik Kelas IX SMP Tunas Harapan Jakarta
UKURAN BUKU: 14x20 cm
KETEBALAN: 152 halaman
HARGA: Rp75.500
SINOPSIS:
Labirin demi labirin mereka telusuri untuk menyelesaikan misi. Susah payah mereka tertatih menjalankan misi. Hebatnya, tak ada satu pun kata menyerah dalam kamus kehidupan mereka. Perjalanan mereka tak semudah membalikkan telapak tangan. Butuh beberapa episode untuk menjalani dan menyelesaikan teka-teki yang harus mereka selesaikan.
Berawal dari mereka pergi ke toko buku antik, lalu menemukan sebuah buku tua yang terlihat agak usang yang di dalamnya terdapat peta berisi simbol-simbol aneh dan kode rahasia. Pesisir Central Java, gua, ornamen bunga teratai dan padma, pena bulu angsa, pena jarum, dan daun lontar. Hingga akhirnya, mereka melihat sebuah cahaya yang sangat terang benderang. Mereka sangat antusias menghampiri cahaya tersebut. Ternyata, mereka dilibatkan untuk menjelajahi misi selanjutnya.
Misi apakah itu? Mari bertualang dengan mereka. Merelakan waktu untuk bertualang dengan kisah mereka. Menjelajahi aksara yang tersaji dalam bentuk puisi, keresahan hati, dan cerita bahasa hati. Dan tak lupa, emosi yang disajikan sungguh apik untuk kita rasakan bersama sembari mengisi kekosongan hati. [@f].
PENULIS: Peserta Didik Kelas IX SMP Tunas Harapan Jakarta
UKURAN BUKU: 14x20 cm
KETEBALAN: 152 halaman
HARGA: Rp75.500
SINOPSIS:
Labirin demi labirin mereka telusuri untuk menyelesaikan misi. Susah payah mereka tertatih menjalankan misi. Hebatnya, tak ada satu pun kata menyerah dalam kamus kehidupan mereka. Perjalanan mereka tak semudah membalikkan telapak tangan. Butuh beberapa episode untuk menjalani dan menyelesaikan teka-teki yang harus mereka selesaikan.
Berawal dari mereka pergi ke toko buku antik, lalu menemukan sebuah buku tua yang terlihat agak usang yang di dalamnya terdapat peta berisi simbol-simbol aneh dan kode rahasia. Pesisir Central Java, gua, ornamen bunga teratai dan padma, pena bulu angsa, pena jarum, dan daun lontar. Hingga akhirnya, mereka melihat sebuah cahaya yang sangat terang benderang. Mereka sangat antusias menghampiri cahaya tersebut. Ternyata, mereka dilibatkan untuk menjelajahi misi selanjutnya.
Misi apakah itu? Mari bertualang dengan mereka. Merelakan waktu untuk bertualang dengan kisah mereka. Menjelajahi aksara yang tersaji dalam bentuk puisi, keresahan hati, dan cerita bahasa hati. Dan tak lupa, emosi yang disajikan sungguh apik untuk kita rasakan bersama sembari mengisi kekosongan hati. [@f].
Posting Komentar